Internalisasi Nilai-Nilai Islam melalui Tradisi Sayyang Pa’tuddu sebagai Media Pendidikan Budaya
DOI:
https://doi.org/10.46870/mandarras.v2i2.1945Keywords:
Internalisasi nilai Islam, Sayyang Pa’tuddu, pendidikan budaya, Islam-Mandar, tradisi lokalAbstract
Tradisi Sayyang Pa’tuddu merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Mandar yang mencerminkan harmonisasi antara ajaran Islam dan nilai-nilai lokal. Tradisi ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan seorang anak menamatkan bacaan Al-Qur’an (khatam Al-Qur’an), yang diiringi dengan arak-arakan kuda berhias dan tarian khas Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai Islam melalui tradisi Sayyang Pa’tuddu serta perannya sebagai media pendidikan budaya dalam masyarakat Mandar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini menelaah nilai-nilai Islam yang terwujud dalam tradisi tersebut, seperti nilai syukur, ilmu dan pendidikan, kebersamaan dan gotong royong, serta dakwah kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sayyang Pa’tuddu bukan sekadar ritual adat, melainkan juga sarana pembelajaran sosial dan spiritual yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam kehidupan budaya masyarakat. Tradisi ini menjadi wahana efektif dalam menanamkan karakter religius, memperkuat identitas Islam-Mandar, dan menjaga kesinambungan nilai moral di tengah perubahan sosial modern.







