Subjek Religius dalam Algoritma Masyarakat Digital
DOI:
https://doi.org/10.46870/jiat.v7i2.1863Keywords:
Algoritma, Eksistensialisme, Masyarakat Digital, Subjek ReligiusAbstract
Digital technological development has had a significant impact on various aspects of life, including in the realm of spirituality and religious experience. Algorithms, as the core of modern digital systems, now play a central role in shaping the way individuals access, understand, and express spiritual values. More than just technical devices, algorithms function as cultural mechanisms that actively construct and represent religious subjects according to platform logic and market interests. This article aims to analyze how religious subjects are constructed and determined by algorithmic logic using philosophy of existentialism as approach. The focus of the discussion includes the crisis of authenticity, the commodification of religiosity, and the emergence of the possibility of ethical resistance to algorithmic determination. In this context, digital space often traps spirituality in a shallow and easily consumed format, obscuring the depth of authentic religious meaning. However, this study also reveals that there is still potential for religious subjects to reclaim the space of reflection and spiritual meaning through conscious and ethical actions. Thus, digital space can be read not only as a field of technological domination, but also as an arena for contestation of meaning and spiritual liberation that allows for a more authentic religious subjectivity
Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ranah spiritualitas dan pengalaman religius. Algoritma, sebagai inti dari sistem digital modern, kini memainkan peran sentral dalam membentuk cara individu mengakses, memahami, dan mengekspresikan nilai-nilai spiritual. Lebih dari sekadar perangkat teknis, algoritma berfungsi sebagai mekanisme kultural yang secara aktif mengonstruksi dan merepresentasikan subjek religius sesuai dengan logika platform dan kepentingan pasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana subjek religius dikonstruksi dan ditentukan oleh logika algoritmis dengan menggunakan pendekatan filsafat eksistensialisme. Fokus pembahasan mencakup krisis otentisitas, komodifikasi religiusitas, serta kemungkinan lahirnya resistensi etis terhadap determinasi algoritmik. Dalam konteks ini, ruang digital kerap menjebak spiritualitas dalam format yang dangkal dan mudah dikonsumsi, mengaburkan kedalaman makna religius yang autentik. Namun demikian, kajian ini juga mengungkap bahwa masih terdapat potensi bagi subjek religius untuk merebut kembali ruang refleksi dan pemaknaan spiritual melalui tindakan sadar dan etis. Dengan demikian, ruang digital dapat dibaca tidak hanya sebagai medan dominasi teknologi, tetapi juga sebagai arena kontestasi makna dan pembebasan spiritual yang memungkinkan subjektivitas religius yang lebih otentik.
References
Astageni, Empi Siloka, and Robertus Wijanarko, ‘Eksistensialisme Di Era Digital: Filsafat Søren Kierkegaard Dalam Gaya Hidup Kontemporer’, Jurnal Filsafat Indonesia, 8.1 (2025), 81–91 <https://doi.org/10.23887/jfi.v8i1.79006>
Awang, Difly Praise Malelak, Herlis Djawa Rama, ‘Filsafat Eksistensialisme Dalam Pandangan Soren Aabye Kierkegaard Terhadap Spiritualitas Pada Remaja Akhir Generasi Z’, Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 2.2 (2024)
Dharma, Ferry Adi, ‘Konstruksi Realitas Sosial:Pemikiran Peter L. Berger Tentang Kenyataan Sosial’, Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7.1 (2018), 10–16 <https://doi.org/10.21070/kanal.v>
Faizal, M, ‘Manajemen Pendidikan Moderasi Beragama Di Era Digital’, Journal of International Conference On Religion, Humanity and Development Title, 2020
Fiqron, Mohamad, ‘Signifikansi Eksistensialisme Religius Soren Kierkegaard Di Era Digital’, PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2.4 (2023), 662–73
Firnando, and Hero Gefthi, ‘Spiritualitas Di Era Digital: Pengaruh Teknologi Terhadap Pengalaman Keagamaan Masyarakat Perspektif Filsafat’, NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies, 1.2 (2023)
Fuchs, Cristian, Digital Objects, Digital Subjects: Interdisciplinary Perspectives on Capitalism, Labour and Politics in the Age of Big Data, 1st edn (University of Westminster Press, 2019)
Hidayatulloh, Muhammad Fajar, ‘Transendensi Spiritual Di Era Digital: Apakah Algoritma Mampu Menyentuh Ranah Ketuhanan?’, Thecolumnist.Id, 2021
Kleden, Ignas, Sikap Ilmiah Dan Kritik Kebudayaan, 1st edn (Jakarta: LP3ES, 1987)
Mohamad Za’in Fiqron, ‘Signifikansi Eksistensialisme Religius Soren Kierkegaard Di Era Digital’, PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2.4 (2023), 662–73 <https://doi.org/10.56799/peshum.v2i4.1664>
Nasruddin Umar, ‘Tasawuf Digital - Algoritma Sosial Media, Apa Yang Kamu Cari Itu Yang Kamu Dapat | Nasaruddin Umar’ (Nasruddin Umar Official, 2025)
Nugroho, Heru, Arie Sujito, Widyanta, and Ragil Wibawanto, Membongkar Delusi Subyek-Subyek Algoritmik Dalam Masyarakat Digital: Prospek Emansipasi, Keadilan, Dan Inklusi Sosial Dalam “Ruang Kecepatan” (Yogyakarta, 2019)
Saukko, Paula, Doing Research in Cultural Studies, Doing Research in Cultural Studies: An Introduction to Classical and New Methodological Approach, I (London, Thousand Oaks & New Delhi: Sage Publications, 2003) <https://doi.org/10.4135/9781849209021>
Silvanie, Astried, Rino Subekti, Dwi Sidik Permana, and Ari Kurniawan, ‘Tinjauan Komprehensif Tentang Dampak Algoritma Media Sosial’, Tinjauan Komprehensif Tentang (Astried Silvanie, Dkk) Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2.8 (2024), 189–95
Supeli, Karlina, Filsafat Ilmu Dan Peran Ilmu-Ilmu Teknik Di Masa Depan (Yogyakarta, 2017)
Susanto, M Arif, ‘Islam Dan Teknologi : Tantangan Etika Dan Adaptasi Dalam Era Digital’, 1.2 (2024), 95–102
Takbir, Muhammad, Etika Religius: Menguak Pemikiran Emmanuel Levinas Dan Relevansinya Di Indonesia (Makassar: Alauddin University Press, 2020)
Tri Andini. A, ‘Analisis Algoritma Pemrograman Dalam Media Sosial Terhadap Pola Konsumsi Konten’, Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Matematika, 2.1 (2023)
Uzlaner, Dmitry, ‘Jacques Lacan and the Theory of the Religious Subject’, Method and Theory in the Study of Religion, 29.1 (2017), 31–56 <https://doi.org/10.1163/15700682-12341380>
Zuboff, Shoshana, The Age of Surveillance Capitalism: The Fight for a Human Future at the New Frontier of Power (New York: Public Affairs, 2019)








