IMPLEMENTASI TRADISI MASSUREQ DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF PADA SISWA SDN 12 PAMBOBORANG, MAJENE SULAWESI BARAT
DOI:
https://doi.org/10.46870/jam.v5i1.2428Abstract
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan pemahaman nilai-nilai moral pada siswa sekolah dasar, khususnya di SD Negeri 21 Pamboborang. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal Mandar melalui tradisi massureq untuk membangun karakter positif siswa. Metode pengabdian yang digunakan adalah bimbingan kelompok berbasis budaya dengan pendekatan cerita rakyat, permainan edukatif, dan refleksi nilai. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan sasaran 13 siswa kelas V. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa yang awalnya kurang berminat membaca (5 siswa) mengalami peningkatan motivasi belajar dan partisipasi aktif setelah mengikuti kegiatan berbasis massureq. Temuan utama menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti sipakatau (memanusiakan manusia), sipakaingaq (saling mengingatkan), dan sipakalaqbi (saling memuliakan) efektif diterapkan melalui media dongeng Si Kaco dan permainan papan teka-teki. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan kemampuan membaca, tumbuhnya sikap saling membantu, serta kesadaran akan pentingnya nilai-nilai moral dalam interaksi sosial. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan bahwa integrasi tradisi massureq dalam pembelajaran efektif untuk menumbuhkan karakter positif, meningkatkan minat baca, dan mengembangkan keterampilan sosial siswa.




