Lokakarya Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu
Keywords:
pembelajaran mendalam, kurikulum berbasis cinta, madrasah, kurikulum insersiAbstract
Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan hal baru pada tahun ajaran baru ini. Madrasah sebagai satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Agama harus mampu mengintegrasikan PM dan KBC dalam perencenaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sebagai sesuatu yang baru, maka guru madrasah mesti perlu mengadaptasi dan hal ini memerluakan pemahaman, keterampilan, dan sikap positif.. Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu sebagai penyelenggara layanan pendidikan perlu membekali guru-gurunya untuk profesional mengintegrasikan PM dan KCB..Lokakarya PM dan KCB menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatan kompetensi guru. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggak 27--28 Agustus 2025 menjadi gerakan penting bagi 54 peserta yang berasal dari guru yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu. Kegiatan dengan pendekatan lokakarya atau workshop melalui 5 tahapan kegiatan yang pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang ditetapkan, yakni 1) perubahan pola pikir guru dari sebelumnya tetap (yang penting tugas dan tanggung jawab selesai atau berada di zona nyaman) menjadi pola pikir bertumbuh (selalu ingin maju dan melakukan perubahan), 2) guru mampu memahami konsep pembelajaran mendalam yang meliputi pemahaman 8 dimensi profil lulusan, implementasi 3 prinsip pembelajaran mendalam, aktualisasi 3 pengalaman belajar, dan pemahaman 4 kerangka pembelajaran, dan pengintegrasian konsep cinta dalam pembelajaran, 3) guru mampu menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), 4) guru mampu mengimplementasikan RPM terintegrasi KBC dengan baik, dan 5) guru memahami dan punya hasrat besar untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan kualitas perencanaan, proses dan hasil belajar peserta didik




