Pembagian Warisan Al -ThufI

Authors

  • Djuraeri Tahir Kemenag Sulbar

DOI:

https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2216

Keywords:

Maslahat, Al Tuhf

Abstract

Abstrak

Dalam perkembangan hukum Islam, metodologi berperan penting sebagai fondasi dalam proses penemuan dan pembentukan hukum (istinbāṭ al-aḥkām). Metodologi menentukan arah, dasar, dan sumber yang dijadikan rujukan dalam menafsirkan teks-teks syariat, serta dalam menjawab tantangan zaman. Salah satu  persoalan penting tentang warisan dan relevansinya, dalam membangun kemaslahatan hukum Islam  dari dinamika sosial dan kebutuhan umat.  Dinamika  sosial-politik yang terus berubah menuntut adanya inovasi metodologis agar hukum Islam tetap kontekstual dan solutif terhadap persoalan umat masa kini.  Salah satu tokoh dalam pemikiran maslahat adalah Najm Al Din Abu Rabi Sulaiman ibn Abd Qawi ibn Abd Karim ibn Sa„id Ibnu As-Shufi, dikenal dengan nama Al-Tufi. Beliau dilahirkan pada 257 H.4 Al Thufi wafat pada 716 H,  Al-Thufi termasuk salah satu imam yang disegani di kalangan ulama yang bermadzhab Hanbali. Beliau sangat cerdas, kuat hafalannya, merdeka dalam berfikir, tidak takut untuk membuat pembaharuan pendapat dalam setiap masalah yang dihadapinya, dan juga menguasai banyak cabang ilmu selain fiqh dan ushul fiqh. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Thufi, Najm al-Din. Risālah fī al-Maṣāliḥ al-Mursalah. Disunting oleh Mustafa Zaid. Kairo: Dar al-Fikr al-Arabi, 1954.

Al-Thufi, Najm al-Din. Syarḥ Mukhtaṣar al-Rawḍah. Disunting oleh Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki. Beirut: Mu’assasah al-Risalah, 1987.

Auda, Jasser. Maqāṣid al-Sharīʿah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought (IIIT), 2008.

Hallaq, Wael B. A History of Islamic Legal Theories: An Introduction to Sunni Usul al-Fiqh. Cambridge: Cambridge University Press, 1997.

Kamali, Mohammad Hashim. Principles of Islamic Jurisprudence. Cambridge: Islamic Texts Society, 2003.

Miswanto, Agus. Ushul Fiqh: Metode Ijtihad Hukum Islam. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama, 2018.

Opwis, Felicitas. Maslaha and the Purpose of the Law: Islamic Discourse on Legal Change from the 4th/10th to 8th/14th Century. Leiden: Brill, 2010.

Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.

Syatibi, Abu Ishaq al-. Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. Beirut: Dar al-Ma’rifah, t.th.

Thahir, A. Halil. "Teori Maslahah Najm al-Din al-Tufi: Telaah Kitab al-Ta’yin fi Sharh al-Arba’in dan Sharh Mukhtasar al-Rawdah." Journal of Islamic Studies and Humanities 22, no. 2 (Juli 2011).

Usman, Moh. "Maslahah Mursalah Sebagai Metode Istinbath Hukum Perspektif Al-Thufi Dan Al-Qaradhawi." Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam 8, no. 1 (Mei 2020).

Zaid, Mustafa. Al-Maṣlaḥah fī al-Tashrī’ al-Islāmī wa Najm al-Dīn al-Ṭūfī. Kairo: Dar al-Fikr al-Arabi, 1964.

Downloads

Published

28-04-2026

How to Cite

Djuraeri Tahir. (2026). Pembagian Warisan Al -ThufI. AL-MUTSLA, 8(1), 37–47. https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2216