Relevansi Teori Butun al-Sab’ah dalam Studi Tafsir (Analisis Kitab ‘Ain al-Hayah Karya ‘Ala’ al-Daulah al-Simnani)

Authors

  • sulkifli sulkifli kifly STAIN MAJENE

DOI:

https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2211

Keywords:

Butn al-sab‘ah, Tafsir Isyari, Al-Simnani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep teori butun al-sab‘ah yang dikemukakan oleh ‘Ala’ al-Daulah al-Simnani dalam kitab ‘Ain al-Hayah wa Huwa Tatimmah al-Ta’wilat al-Najmiyyah serta mengkaji relevansinya dalam pengembangan studi tafsir kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan tafsir isyari. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelaah konsep, struktur, serta penerapan teori butun al-sab‘ah dalam penafsiran ayat al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori 1. butun al-sab‘ah merupakan kerangka epistemologis dalam tafsir sufistik yang memandang setiap ayat al-Qur’an memiliki tujuh dimensi makna batin yang berkaitan dengan tujuh tingkatan spiritual manusia (lata’if), yaitu al-qalabiyyah, al-nafsiyyah, al-qalbiyyah, al-sirriyyah, al-ruhiyyah, al-khafiyyah, dan al-haqqiyyah. Setiap tingkatan memiliki relasi simbolik dengan para nabi, mulai dari Nabi Adam hingga Nabi Muhammad saw., yang merepresentasikan tahapan perkembangan spiritual manusia.2. butun al-sab‘ah relevan dalam pengembangan studi tafsir kontemporer karena mampu memperkaya metodologi penafsiran al-Qur’an dengan mengintegrasikan dimensi rasional dan spiritual sekaligus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Dawudi, Syamsuddin Muhammad. 1983. Thabaqat Al Mufassirin. kairo: Maktabah al-Wahbah.

Al-Furqon, Muhammad Abdul Malik, and Muhammad Taqiuddin. 2020. “Metode Tafsir Batini Syi’ah: Sebuah Telaah Kritis.” Al-Quds: Jurnal Studi Al-Quran Dan Hadis 4, no. 2.

Al-Simnani, ‘Ala’’ al-Daulah Ahmad Ibn Muhammad.’ 2009. ‘Ain Al-Hayah Wa Huwa Tatimmah Al-Ta’Wilat Al-Najmiyyah. Lebanon: Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Al-Zahabi, Mustafa Muhammad Husain. 2012. Al-Tafsir Wa Al-Mufassirun. Kairo: Dar al-Hadts.

Al-Zarkalli, Khairuddin Al-A.‘lam Li Al-Zarkalli I.Beirut, and Dar Al-Malayin. 2002. “No Title.”

Corbin, Henry. 1971. The Man of Light in Iranian Sufism. New Lebanon: Omega Publication.

Darmawan. 2021. Validitas Takwil Sufi; Studi Analisis Kitab Ta’wilat Al-Qur’an Al-Hakim. I. Sukabumi: Haura Publishing.

Hairul, Muh Azwar. 2017. Mengkaji Tafsir Sufi Karya Ibnu ‘Ajibah (Kitab Al-Bahr Al-Madid Fi Tafsir Al-Qur’an Al-Majid. 1st ed. Tangerang Selatan: Young Progressive Muslim.

Malik, R K. 2019. “Hermeneutika Al-Qur’an Dan Debat Tafsir Modern: Implementasinya Dengan Masa Kini.” AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/at-turas/article/view/583.

Munawwir, Achmad Warson. 1984. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. I. Surabaya: Pustaka Progressif.

Orhan, Kubra zumrut. 2018. “Tahqiq Al-Warid Al-Syarid Al-Tarid Syubhah Al-Marid Li Al-Syaikh ‘Ala’ Al-Daulah Al-Simnani.” Islam Arastirmalari Dergisi, no. 40.

Shihab, M.Quraish. 2021. Kaidah Tafsir (Syarat, Ketentuan, Dan Aturan Yang Patut Anda Ketahui Dalam Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an. V. Tangerang: Penerbit Lentera Hati.

Solahuddin, M. 2016. “Pendekatan Tekstual Dan Kontekstual Dalam Penafsiran Al-Qur’an.” Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2.

Zulki, Ahmad. 2017. Komparasi Tafsir Isyari Antara Ahlussunnah Dan Syi’ah. Institut PTIQ Jakarta.

Zumrodi. 2022. “Pro Dan Kontra Terhadap Pemaknaan Al-Qur’an Secara Isyari.” EAIC: Esoterik Annual International Conference 1, no. 1.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

sulkifli kifly, sulkifli. (2026). Relevansi Teori Butun al-Sab’ah dalam Studi Tafsir (Analisis Kitab ‘Ain al-Hayah Karya ‘Ala’ al-Daulah al-Simnani). AL-MUTSLA, 8(1), 186–210. https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2211