Isyarat Sufistik Dalam Penafsiran Surat Al-Ankabut : 41 Kajian Tafsir Ruh Al – Ma’ani

Authors

  • Annisa Eka UIN Raden Intan Lampung
  • Septiawadi UIN Raden Intan Lampung
  • Ahmad Muttaqin UIN Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.46870/jstain.v7i2.1991

Keywords:

Sufi Exegesis, Surah Al-‘Ankabut: 41,, Al-Alusi,, Ruh al-Ma‘ani,, Modern Relevance

Abstract

This study is motivated by the need to explore the spiritual dimension in Qur’anic interpretation, which is often overlooked in purely rational or textual approaches. Surah Al-‘Ankabut verse 41 contains the parable of the spider’s house, which many commentators, including Al-Alusi in Ruh al-Ma‘ani, interpret as a symbol of human weakness when relying on anything other than Allah. The purpose of this research is to reveal the Sufistic indications contained in Al-Alusi’s interpretation of this verse and to understand how spiritual values are articulated through his Sufi exegetical approach. This research employs a qualitative method with a library research design and content analysis of the Ruh al-Ma‘ani text. The findings show that Al-Alusi interprets the parable of the spider’s house not only as a rational symbol of fragile faith but also as a Sufistic sign of the transience of the world and the necessity of tawhid as the foundation of human spirituality. Through his Sufi approach, Al-Alusi emphasizes the inner meaning of the verse, guiding humans to detach from worldly dependencies and to surrender fully to Allah. These findings are relevant to modern contexts, particularly in understanding contemporary practices of tawassul, where Al-Alusi’s sufistic insights provide boundaries that define tawassul as merely a means to approach Allah and warn against deviations that occur when intermediaries become objects of spiritual dependence beyond the principles of tawhid. Thus, Al-Alusi’s sufistic exegesis not only enriches the interpretation of the verse but also offers an ethical perspective for preserving the purity of tawhid and addressing modern issues of materialism and spiritual crisis.

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menggali dimensi spiritual dalam penafsiran Al-Qur’an yang sering sekali terabaikan dalam pendekatan rasional dan tekstual semata. Surat Al-‘Ankabut ayat 41 memuat perumpamaan tentang rumah laba-laba yang oleh para mufasir, termasuk Al-Alusi dalam Ruh al-Ma‘ani, dimaknai sebagai simbol kelemahan ketergantungan manusia kepada selain Allah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap isyarat sufistik yang terkandung dalam penafsiran ayat tersebut serta memahami bagaimana nilai-nilai spiritual diartikulasikan melalui pendekatan tafsir sufistik Al-Alusi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi terhadap teks tafsir Ruh al-Ma‘ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Alusi menafsirkan perumpamaan rumah laba-laba tidak hanya sebagai simbol rasional tentang kerapuhan iman, tetapi juga sebagai isyarat sufistik tentang kefanaan dunia dan pentingnya tauhid sebagai fondasi spiritual manusia. Melalui pendekatan sufistiknya, Al-Alusi menekankan makna batiniah dari ayat yang mengarahkan manusia untuk melepaskan ketergantungan pada selain Allah dan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya. Temuan ini relevan dengan konteks modern, terutama dalam melihat praktik tawasul masa kini, di mana nilai sufistik Al-Alusi memberikan batasan bahwa tawasul hanya berfungsi sebagai wasilah menuju Allah dan dapat menyimpang ketika perantara dijadikan objek ketergantungan spiritual yang melampaui prinsip tauhid. Dengan demikian, tafsir sufistik Al-Alusi tidak hanya memperkaya pemahaman terhadap ayat, tetapi juga menawarkan perspektif etis dalam menjaga kemurnian tauhid serta menghadirkan solusi atas problem materialisme dan krisis spiritual dalam kehidupan kontemporer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Alusi, Abu Al-Sana Shihabuddin Al-Sayyid Mahmud. Ruh Al Ma’ani Fi Tafsir Al Qur’an Al Azim Wa Al Sab’ul Masani. Jilid 1. Beirut: Dar Al Kutub Al Ilmiyah, 1994.

Ariyadri, Acep. “Epistemologi Corak Tafsir Sufistik.” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, No. 1 (Mei 2022): 1–17. Https://Doi.Org/10.58404/Uq.V2i1.89.

Asfar, Khaerul. “Tafsir Sufistik (Al-Isyari) Perspektif Teoretis.” Al-Wajid: Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir 1, No. 1 (Juli 2020). Https://Doi.Org/10.30863/Alwajid.V1i1.742.

Baidan, Nashruddin. Wawasan Baru Ilmu Tafsir. Cet. 1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005. Https://Books.Google.Co.Id/Books?Id=Z-Fyjweacaaj.

Baihaqi, Nurun Nisaa. “Karakteristik Tafsir Rūḣ Al-Ma’ani.” Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Vol. 2, No. No. 2 (Agustus 2022): 115–30.

Bakri, Syamsul, Dan M. Agus Wahyudi. “The Contribution Of Sufism In Facing Covid-19 Pandemic.” Spiritual Healing : Jurnal Tasawuf Dan Psikoterapi 1, No. 2 (Juni 2021): 59–66. Https://Doi.Org/10.19109/Sh.V1i2.7899.

Dr. H. Saifuddin Herlambang, Ma. Pengantar Ilmu Tafsir. Cetakan I. Banguntapan Bantul Di Yogyakarta: Penerbit Samudra Biru (Anggota Ikapi), 2020.

Dr. Muhammad Husain Al-Dzahabi. Tafsir Al-Quran: Sebuah Pengantar. Cet. 1. Disunting Oleh Muhammad Rasywan. Diterjemahkan Oleh M Nur Prabowo S. Sewon Bantul Yogyakarta: Baitul Hikmah Press, 2016.

Dzakiyuddin, Ahmad Khafif, Dan Adi Bimantara. Dimensi Isyari Dalam Tafsir Ruhul Ma’ani Karya Al-Alusi. 8 (2024).

Fadli, Muhammad Rijal. “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif.” Humanika 21, No. 1 (April 2021): 33–54. Https://Doi.Org/10.21831/Hum.V21i1.38075.

Hakim, Lukman, Dan Fatimatuzzuhra Fatimatuzzuhra. “Menyingkap Makna Amtsal Laba-Laba Dalam Al-Qur’an.” Tafse: Journal Of Qur’anic Studies 7, No. 1 (Juni 2022): 21. Https://Doi.Org/10.22373/Tafse.V7i1.12530.

Kosasih, Ade. “Epistemosufi: Rahasia Ilmu Dalam Pandangan Sultanul-Auliya Al-Jailani.” Kabuyutan: Jurnal Kajian Ilmu Sosial Dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal 3, No. 2 (Juli 2024): 129–35. Https://Doi.Org/10.61296/Kabuyutan.V3i2.258.

Kusroni, Kusroni, Abdul Hamid Majid, Dan Siti Aida. “Dimensi Sufistik Dalam Penafsiran Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki: Telaah Atas Kitab Muhammad Al-Insan Al-Kamil.” Kaca (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin 13, No. 1 (Februari 2023): 45–72. Https://Doi.Org/10.36781/Kaca.V13i1.378.

Lestari, Lenni. “Epistemologi Corak Tafsir Sufistik.” Jurnal Syahadah Vol. 2, No. No. 1 (April 2014): 1–28.

M. Yunus, Badruzzaman. “Pendekatan Sufistik Dalam Menafsirkan Al-Quran.” Syifa Al-Qulub 2, No. 1 (Juli 2017): 1–12. Https://Doi.Org/10.15575/Saq.V2i1.2384.

Mubarok, Hayyul, Setya Yuwana Sudikan, Dan Anas Ahmadi. “Ekspresi Sufistik Modern Dalam Pandangan Pelaku Sufi Di Desa Ko’olan, Blega,Bangkalan: Kajian Hermeneutikaprofetik.” Al-Fikrah: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan Dan Keislaman Vol. 8, No. No. 1 (Juni 2025): Hal. 8. Https://Doi.Org/10.36835/Al-Fikrah.V8i1.362.

Mubarok, Muhammad Fajri. “Pemikiran Sufistik Dan Ketarekatannya.” Jurusan Manajemen Pendidikan Islam – Universitas Ptiq Jakarta, 2024, Hal 3.

Muhammad Quraish Shihab, Dan Ihsan Ahli Fauzi. Membumikan Al-Quran: Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. Edisi Ke-1. Bandung: Mizan, 2013.

Muhammad Rifan Fadillah. Menguak Khazanah Al-Qur’an: Integrasi Ulumul Qur’an, Metode Tafsir Dan Pendekatan Sufi Dalam Penelitian Tafsir Tematik. Vol. 1, No. No. 5 (September 2025). Https://Journal.Journeydigitaledutama.Com.

Muttaqin, Sufyan. “Tafsir Batin Dalam Perspektif Sufi: Studi Analisis Terhadap Metode Tafsir Al-Qur’an Dalam Karya Abu Abd Al-Rahman Al-Sulami.” Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Volume 10, No. Nomor 02 (September 2025). Https://Journal.Unpas.Ac.Id/Index.Php/Pendas/Article/View/26610/16125.

Nur, Muhammmad Syawwaluddin, Ahmad Isnaeni, Dan Masruchin Masruchin. “Ghaflah Dan Counterterm-Nya Dalam Al-Qur’an Menurut Tafsir Fi Ẓilal Al-Qur’an.” Global Education Journal 2, No. 2 (Mei 2024): 123–38. Https://Doi.Org/10.59525/Gej.V2i2.354.

Rahmawati, Rahmawati. “Memahami Ajaran Fana, Baqa Dan Ittihad Dalam Tasawuf.” Articles. Al-Munzir 7, No. 2 (November 2014): 73–80. Https://Doi.Org/10.31332/Am.V7i2.280.

Redaksi, Redaksi. “Tafsir Surah Al-‘Ankabut Ayat 41-44, Perumpamaan Orang Kafir.” Dalam Tafsir Tahlili. Tafsir Al-Qur’an, 26 Mei 2021. Https://Tafsiralquran.Id/Tafsir-Surah-Al-Ankabut-Ayat-41-44/.

Rozak, Moch Sya’ban Abdul, Deni Albar, Dan Badruzzaman M Yunus. “Metodologi Khusus Dalam Penafsiran Al-Qur`An Oleh Al-Alusi Al-Baghdadi Dalam Kitab Tafsir Ruh Al-Ma’ani.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 1, No. 1 (2021): 22.

Samosir, Khodijah, Dan Hasani Ahmad Said. “Metodologi Tafsir Modern - Kontemporer Di Indonesia.” Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir Vol 5, No. No 2 (2022).

Setiawan, Dede, Dan Silmi Mufarihah. “Tawakal Dalam Al-Qur’an Serta Implikasinya Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19.” Jurnal Online Studi Al-Qur An 17, No. 01 (Januari 2021): 1–18. Https://Doi.Org/10.21009/Jsq.017.1.01.

Shihab, M. Quraish. Rasionalitas Al-Quran: Studi Kritis Atas Tafsir Al-Manar. Cetakan 1. Jakarta: Lentera Hati, 2006.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Cetakan Ke-19. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2020.

Tegar, Muhammad. “Kritik Sosial Dalam Surat Al-‘Ankabut Ayat 41 Tentang Syirik Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Telaah Kitab ‘Tafsir Al-Munir Aqidah, Syari’ah, Manhaj’ Karya Wahbah Zuhaili).” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2023. Http://Eprints.Ums.Ac.Id/Id/Eprint/109029.

Yahya, Muhammad, Muhammad Rijal Maulana, Eni Zulaiha, Dan Edi Komarudin. “Karakteristik Tafsir Sufistik Indonesia.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 2, No. 1 (Februari 2022): 25–34. Https://Doi.Org/10.15575/Jis.V2i1.15786.

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Annisa Eka, Septiawadi, & Ahmad Muttaqin. (2025). Isyarat Sufistik Dalam Penafsiran Surat Al-Ankabut : 41 Kajian Tafsir Ruh Al – Ma’ani . AL-MUTSLA, 7(2), 777–810. https://doi.org/10.46870/jstain.v7i2.1991

Most read articles by the same author(s)