Sakralitas Alam dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr
DOI:
https://doi.org/10.46870/jstain.v7i2.1948Keywords:
Sakralitas Alam; Seyyed Hossein Nasr; Krisis Ekologi; Ekoteologi Islam; Filsafat Perennial; Spiritualitas Lingkungan; Modernitas;Abstract
Abstrak
Krisis ekologi global merupakan manifestasi dari krisis spiritual yang lebih dalam, berakar pada paradigma modernitas yang sekuler dan antroposentris. Pandangan ini telah mereduksi alam menjadi objek eksploitasi semata, menghilangkan dimensi sakralnya. Tulisan ini menelaah gagasan filsuf Muslim, Seyyed Hossein Nasr, yang menawarkan konsep sakralitas alam sebagai solusi fundamental. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi pustaka (library research) dan analisis konten terhadap karya-karya Nasr serta literatur pendukung, jurnal ini menguraikan bagaimana Nasr, melalui kerangka Filsafat Perennial dan ekoteologi Islam, mendiagnosis krisis lingkungan sebagai akibat dari hilangnya pandangan sakral terhadap kosmos. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Nasr mengusulkan "resakralisasi" alam, yaitu memandang alam sebagai ayat kauniyah (tanda-tanda Tuhan) dan teofani dari Sifat-sifat Ilahi, yang berlandaskan pada prinsip Tawhid. Solusi ini memiliki implikasi praktis bagi reformasi pendidikan, kebijakan, dan kesadaran masyarakat dengan mengintegrasikan kembali spiritualitas ke dalam etika lingkungan. Meskipun kuat secara filosofis, implementasi gagasan ini menghadapi tantangan dalam konteks global yang sekuler. Jurnal ini menyimpulkan bahwa pemulihan pandangan sakral terhadap alam adalah prasyarat esensial untuk mengatasi krisis ekologis secara berkelanjutan.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
Abdillah, M. D. 2025. ‘Krisis ekologi di indonesia: Dampak eksploitasi sumber daya alam dan upaya pemanfaatan berkelanjutan’. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 3 (6): 1203–10.
Alawiyah, T. 2025. ‘Relevansi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr Terhadap Pengembangan Paradigma Pendidikan Islam Kontemporer’. Tesis Magister, Repository Syekh Nurjati.
Anjasyah, A. 2023. ‘Sayyed Hossein Nasr: Tradisionalisme Islam dan Scientia Sacra’. LSF Discourse.
Didaktika Islamika. 2024. ‘Kontruksi Pemikiran Sufistik Sayyed Hossein Nasr Tentang Ecological Ethics (Studi Terhadap Pandangan Suwito)’. Didaktika Islamika 15 (01): 37–63.
Etheses UIN Malang. 2024. ‘Ekoteologi dalam Pemikiran Seyyed Hossein Nasr dan Badiuzzaman Said Nursi’.
Gligor, M., dkk. 2021. Mircea Eliade: A Critical Reader. Equinox Publishing.
Hulawan, D. E., A. Yasin, & Alwizar. 2024. ‘Pola Hubungan Sains dan Islam dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr’. Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman 23 (1).
Jurnal Risalah. 2025. ‘Ekoteologi Islam: Menelusuri Prinsip Tauhid, Amanah, dan Mizan dalam Konservasi Lingkungan’. Jurnal Risalah 1 (1).
Jurnal Scientia. 2017. ‘Ekologi Spiritual: Solusi Krisis Lingkungan’. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian 2 (1).
Lako, A. 2018. Krisis Ekologi Global dan Kehancuran Lingkungan.
Laksono, G. E. 2022. ‘Pendidikan Agama Islam berbasis Ecotheology Islam untuk Mewujudkan Kesadaran Lingkungan’. Jurnal Kependidikan 10 (2): 247–58.
Manguju, Y. N. 2022. ‘Membangun Kesadaran Sebagai Manusia Spiritual-Ekologis Dalam Menghadapi Krisis Ekologi di Toraja’. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3 (1): 29–49.
Masykur, dkk. 2023. ‘Scientia Sacra Seyyed Hossein Nasr Perspektif Filsafat Lingkungan dan Kontribusinya pada Pengembangan Kajian Ekologis’. Substantia 25 (2).
Nasr, S. H. 1968. The Encounter of Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man. George Allen & Unwin.
Nasr, S. H. 1972. Sufi Essays. George Allen & Unwin.
Nasr, S. H. 1976. Islam and the Plight of Modern Man. Longman.
Nasr, S. H. 1978. Sadr Al-Din Shirazi and His Transendent Theosophy. Imperial Iranian Academy of Philosophy.
Nasr, S. H. 1981. Islamic Life and Thought. State University of New York Press.
Nasr, S. H. 1989. Knowledge and the Sacred. State University of New York Press.
Nasr, S. H. 1993. The Need for a Sacred Science. State University of New York Press.
Nasr, S. H. 1996. Religion and the Order of Nature. Oxford University Press.
Nasr, S. H. 1997. Pengetahuan dan Kesucian (Knowledge and the Secred). Diterjemahkan oleh Suharsono. Pustaka Belajar.
Nasr, S. H. 2003. Antara Tuhan, Manusia dan Alam: Jembatan Filosofis dan Religius Menuju Puncak Spiritual. Diterjemahkan oleh Ali Noer Zaman. IRCiSoD.
Qurrotul'ain, D., & A. Khudori Soleh. 2024. ‘Krisis Lingkungan (Human-Ekologi) dalam Pandangan Filsafat Mulla Shadra’. Jurnal Pendidikan Indonesia 5 (6): 250–58.
Ramadhona, N., dkk. 2022. ‘Krisis Ekologi dalam Perspektif Islam dan Kristen’. Jurnal Ushuluddin 21 (1): 92–105.
Reflektika Journal. 2021. ‘Rekonstruksi Sistem Pendidikan Islam di Era Modern Perspektif Seyyed Hossein Nasr’.
ResearchGate. 2021. ‘Konsep Ekosufisme dalam Perspektif Sayyed Hossein Nasr’.
Ridhwan, M. 2009. ‘Ekosofi Islam (Kajian Pemikiran Ekologi Seyyed Hoosein Nasr)’. Tesis Magister, UIN Sunan Kalijaga.
Sadilah, N. 2025. ‘Pemikiran Seyyed Hossein Nasr Tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Etika Lingkungan’. Tesis, UIN STS JAMBI.
Santosa, I. 2022. ‘Pemahaman Tradisional mengenai Alam Menurut S.H. Nasr’. Repository Universitas Paramadina.
White, L. Jr. 1967. ‘The Historical Roots of Our Ecologic Crisis’. Science 155 (3767): 1203–7.
Zulfiko, R., dkk. 2024. ‘Kritik Terhadap Sekularisasi Ilmu Dalam Pandangan Syed Hossein Nasr Dan Korelasinya Dengan Pembangunan Ilmu Hukum Transendental’. eScience Humanity Journal 5 (1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Mughits

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







