Pengembangan Media BK Berbasis Truth or Dare untuk Meningkatkan Self-Disclosure Mahasiswa dalam Konseling Kelompok
Keywords:
Truth or Dare, Keterbukaan Diri, Konseling KelompokAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media bimbingan dan konseling (BK) berbasis permainan kartu Truth or Dare untuk meningkatkan self-disclosure mahasiswa dalam sesi konseling kelompok di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan model Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, angket praktikalitas, dan skala self-disclosure yang diadaptasi dari teori Jourard. Subjek penelitian terdiri atas satu validator ahli dan 6 mahasiswa sebagai subjek uji coba terbatas dalam satu sesi konseling kelompok. Media yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator ahli sebelum diuji cobakan. Media Truth or Dare yang terdiri atas 60 kartu yang dikategorikan berdasarkan tahapan proses kelompok ini mampu menciptakan suasana psikologis yang aman dan mendorong keterbukaan diri mahasiswa secara progresif. Media ini merupakan kontribusi inovatif dalam pengembangan layanan BK di perguruan tinggi dan dapat digunakan sebagai wahana terapeutik terstruktur oleh konselor dalam praktik konseling kelompok.




