Problematika Pembelajaran Nahwu dan Sarf pada Program Persiapan Bahasa Arab di Institut Muslim Cendekia
DOI:
https://doi.org/10.46870/jurnalbsa.v5i2.2340Keywords:
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, Nahwu, Sarf, Program Persiapan Bahasa ArabAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh mahasiswi pemula dalam Program Persiapan Bahasa Arab di Institut Muslim Cendekia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara terhadap enam mahasiswi pemula yang mengikuti program persiapan bahasa Arab. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi pemula masih menghadapi berbagai tantangan dalam mempelajari ilmu nahwu dan sarf. Tantangan tersebut meliputi kesulitan memahami kaidah nahwu dan sarf, kesulitan menerapkan kaidah yang telah dipelajari dalam praktik berbahasa Arab, serta kesulitan memahami istilah-istilah yang terdapat dalam kaidah nahwu dan sharaf. Kesulitan dalam memahami kaidah tampak pada penentuan i‘rab, pemahaman fungsi kata dalam kalimat, serta pengenalan perubahan bentuk kata dalam ilmu sarf. Sementara itu, kesulitan dalam menerapkan kaidah terlihat ketika mahasiswi harus menggunakan bahasa Arab, baik secara lisan maupun tulisan, sesuai dengan kaidah yang telah dipelajari. Faktor-faktor yang menyebabkan permasalahan tersebut antara lain kurangnya latihan dan penguatan materi, minimnya penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, kompleksitas kaidah nahwu dan sarf, serta belum optimalnya pemahaman terhadap struktur kaidah yang dipelajari. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan intensitas latihan dan praktik berbahasa Arab, serta penyajian materi yang lebih sistematis agar dapat membantu mahasiswi memahami dan menerapkan kaidah nahwu dan sarf secara optimal.



