Eksplorasi Asal-Usul Bahasa Arab: Kajian Teori Klasik dan Perkembangan Historisnya
DOI:
https://doi.org/10.46870/jurnalbsa.v5i2.2288Keywords:
Asal-Usul Bahasa Arab, Teori Klasik, Perkembangan Historis, Fiqh Al-Lughah, Rumpun SemitAbstract
Artikel ini mengkaji secara mendalam asal-usul bahasa Arab melalui pendekatan interdisipliner yang menghubungkan teori-teori linguistik klasik dengan bukti-bukti perkembangan historisnya dari masa ke masa. Sebagai bagian penting dari rumpun bahasa Semit, bahasa Arab menempati posisi yang sangat istimewa karena dipandang sebagai bahasa yang paling konsisten dalam mempertahankan ciri-ciri asli Proto-Semit dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain dalam rumpun yang sama. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-kualitatif, penelitian ini menguraikan lima pilar teori klasik yang berkembang dalam khazanah intelektual Islam, yaitu teori Tauqifiyyah (wahyu), Sam'iyyah (pendengaran), Isytiqaq (derivasi), Ijtihad (konvensi sosial), dan Isyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima teori tersebut tidak saling bertentangan, melainkan merupakan perspektif yang saling melengkapi dalam menjelaskan fenomena bahasa Arab secara multidimensional.Selanjutnya, artikel ini menelusuri dinamika perjalanan historis perkembangan bahasa Arab, mulai dari era prasasti-prasasti kuno, masa syair Jahiliyah, fase penyucian bahasa setelah turunnya Al-Qur'an, hingga puncak perkembangan intelektual keilmuan pada masa Dinasti Abbasiyah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya memahami akar sejarah bahasa untuk menghargai vitalitas dan elastisitas bahasa Arab dalam menghadapi tantangan modernisasi tanpa kehilangan keaslian struktur dan karakteristiknya.



