METODOLOGI PENGAIDAHAN NAHWU DALAM PEMIKIRAN IBNU HISYAM
Keywords:
Ibnu Hisyam, Pemikiran NahwuAbstract
Ibnu Hisyam al-Anṣārī dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam tradisi keilmuan nahwu, khususnya di Mesir. Kepribadiannya yang teliti dan kritis dalam menganalisis kaidah-kaidah Bahasa, menjadikannya tokoh sentral dalam pembentukan Mazhab Nahwu Mesir. Artikel ini mengeksplorasi pemikiran nahwu Ibnu Hisyam, menelusuri perjalanan intelektual dan latar belakang kehidupannya, hubungan intlektual dengan para gurunya, kontribusi terhadap para muridnya, serta karya-karyanya tentang nahwu maupun yang lainnya. Metode pemikiran nahwunya dibangun berdasarkan sejumlah adillah yang berlandaskan nas al-Qur’an dan sebagian qira’atnya, hadis-hadis Nabi, poisi dan prosa Arab klasik. Secara umum, Ibnu Hisyam lebih cenderung kepada pendapat ulama nahwu Mazhab Baṣrah, namun ia juga tidak segan mengadopsi pandangan dari Mazhab Kufah, Bagdad, atau Andalusia jika dalil-dalil mereka dinilai lebih kuat, karena ia menganut prinsip al-Intikhab dan al-Tarjikh (memilih pendapat berdasarkan kekuatan dalil).



